Bali dikenal tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kekayaan budaya yang unik. Salah satu budaya menarik yang kini bisa dicoba sebagai aktivitas outbound adalah merakit layang-layang Bali. Aktivitas ini berbeda dari bermain layang-layang biasa, karena layang-layang tradisional Bali memiliki ukuran yang besar dan membutuhkan kerja sama tim untuk menerbangkannya.
Di setiap desa di Bali, terdapat kelompok khusus yang disebut sekehe layang-layang, yang secara rutin merakit dan menerbangkan layang-layang raksasa. Secara garis besar, layang-layang tradisional Bali terbagi menjadi tiga jenis utama:
- Layangan Bebean
Layang-layang ini berbentuk ikan, biasanya memiliki ekor panjang yang menghiasi langit saat diterbangkan. Bentuknya yang menyerupai ikan melambangkan keberuntungan dan kesejahteraan. Layangan Bebean cukup populer di desa-desa pesisir karena mudah dikendalikan saat angin sedang stabil. - Layangan Janggan
Bentuknya menyerupai naga atau makhluk mitologi Bali. Layangan Janggan biasanya memiliki badan panjang dengan warna mencolok dan simbol-simbol tradisional. Layangan ini lebih menantang untuk diterbangkan karena ukurannya yang besar dan membutuhkan banyak orang agar bisa terbang stabil. - Layangan Pecukan
Layangan Pecukan berbentuk mata dan biasanya digunakan dalam ritual tertentu atau lomba layangan tradisional. Bentuknya unik dan memiliki simbol spiritual, dipercaya bisa menangkal energi negatif. Layangan ini lebih kecil dibandingkan Bebean dan Janggan, tetapi tetap menantang karena desainnya yang kompleks.
Aktivitas Merakit dan Menerbangkan Layang-layang
Berlokasi di Pantai Sanur, Bali, peserta akan terlibat langsung dari merakit hingga menerbangkan layang-layang raksasa ini. Dipandu oleh tim profesional, aktivitas ini mengajarkan kerja sama, koordinasi, dan komunikasi antar peserta. Aktivitas ini juga sangat instagramable, karena layang-layang yang berhasil diterbangkan menambah pemandangan langit dan laut yang memukau.
Paket dan Harga
Paket merakit layang-layang Bali ditawarkan dengan harga Rp. 150.000 per orang (minimal 25 peserta).
Harga sudah termasuk:
- Bahan layang-layang tradisional Bali
- Perizinan penggunaan pantai
- Tim pemandu profesional
- Mineral water untuk peserta
Mengikuti aktivitas merakit layang-layang Bali tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkenalkan budaya lokal Bali. Cocok untuk outbound perusahaan, rombongan wisata, atau keluarga besar. Dengan kombinasi pengalaman budaya, kerja sama tim, dan panorama Pantai Sanur, aktivitas ini menjadi salah satu paket outbound paling populer di Bali.
